Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us

hikmah

Senin, 02 Juli 2012

IDENTITAS NU MUHAMMADIYAH

Diposting oleh mustain


IDENTITAS NU DAN MUHAMMADIYAH
NU
MUHAMMADIYAH
MOTTO :
-          Melestarikan atau menjaga tradisi lama serta dipertahankan kalau ada teori baru diambil
-          Toleransi, sederhana, dan adil
DALAM HAL IBADAH
-          Selalu diawali dengan niat
-          Wudlu : Ketika bersentuhan dengan lawan jenis maka wudlunya batal
-          Membawa AlQuran : afdolnya harus berwudlu dulu.
-          Ketika berhadast besar tidak boleh membawa Al Qur’an ataupun Hadits.


DALAM HAL ADZAN
-          Sebelum adzan dimulai dengan atau didahului dengan sholawat
-          Menggunakan adzan bukan hanya untuk mulai sholat saja akan tetapi ketika kelahiran dan kematian.
-          Setelah adzan di masjid nusantara sambil menunggu imam datang dengan membaca atau melantunkan sholawat.

KETIKA SHOLAT
-          Doa iftitah
-          Ketika membaca basamalah dalam permulaan awal surat Al Fatihah dengan suara yang jelas.
-          Bacaan ketika rukuk dan sujud
-          Ketika takhiyat akhir membaca sholawat ibrahimiyah
-          Memakai doa qunut ketika sholat subuh.
-          Setelah sholat fardlu wiridan dengan suara yang keras dan jelas ini bertujuan agar yang belum hafal bisa doa wiridan.








DALAM HAL  SHOLAT JUMAT
-          Adzan dalam orang NU dilaksanakan dua kali.

DALAM HAL SHOLAT TARAWIH
-          Sholat tarawih sebanyak 20 rakaat dan witir sebanyak 3 rakaat.




DALAM HAL SHOLAT IED
-          Dilaksanakan di dalam Masjid




PENENTUAN AWAL DAN AKHIR RAMADHAN
-          Melihat bilal atau rukyah.

DALAM ACARA KEMATIAN
-          Ketika ada orang meninggal dunia banyak sekali tradisi yang dilakukan oleh orang NU.
-          Setelah mayat ditimbun tanah melakukan penaburan tanah 3 kali ke atas kuburan.
-          Setelah kematian biasanya diadakan acara tahlilan dan pengajian.

PENENTUAN HALALDAN HARAM
-          NU sangat ketat.

DALAM HAL SHOLAWAT
-          Banyak dan sering bersholawat dibandingkan dengan orang Muhammadiyah
MOTTO :
-          Berlomba-lomba dalam kebaikan
-          Katakanlah benar walaupun itu terasa pahit

DALAM HAL IBADAH
-          Tidak ada niat dengan keras tapi siir, atau hanya gerakan hati saja.
-          Wudlu : Ketika bersentuhan dengan lawan jenis maka wudlunya tidak batal
-          Tidak wajib wudlu ketika membawa Al Qur’an
-          Ketika berhadats besar boleh untuk membawa Al Qur’an.

DALAM HAL ADZAN
-          Sebelum adzan tidak dimulai atau diawali dengan adzan.
-          Tidak menggunakan adzan ketika kelahiran atau kematian karena tidak ada dalilnya.
-          Menurut orang muhammadiyah waktu antara selesai adzan sampai imam takbir adalah waktu ijabah.

KETIKA SHOLAT
-          Doa iftitah tidak sama dengan NU
-          Ketika membaca basamalah dalam permulaan awal surat Al Fatihah dengan suara yang siir atau dalam hati.
-          Bacaan rukuk dan sujud berbeda dengan NU lebih pendek daripada NU
-          Ketika takhiyat terakhir tidak memakai sholawat ibrahimiyah.
-          Tidak memakai doa qunut ketika sholat subuh.
-          Ketika wirid dengan suara siir atau lirih










DALAM HAL  SHOLAT JUMAT
-          Adzan dalam orang Muhammadiyah dilaksanakan hanya satu kali saja.

DALAM HAL SHOLAT TARAWIH
-          Sholat tarawih sebanyak 8 rakaat dan witir 3 rakaat.




DALAM HAL SHOLAT IED
-          Dilaksanakan di lapangan, karena menurut orang Muhammadiyah memiliki tujuan karena ada nilai syiar dan nilai dakwah.

PENENTUAN AWAL DAN AKHIR RAMADHAN
-          Dengan cara hisab.

DALAM ACARA KEMATIAN
-          Ketika ada orang meninggal dunia tidak banyak tradisi yang dilakukan oleh orang Muhammadiyah
-          Setelah mayat ditimbun tanah tidak
melakukan penaburan tanah 3 kali ke atas kuburan
-          Setelah kematian tidak diadakan acara pengajian dan tahlilan.

PENENTUAN HALAL DAN HARAM
-          Muhammadiyah agak longgar.

DALAM HAL SHOLAWAT
-          Minim atau jarang bersholawat

0 komentar:

Posting Komentar